H. Cara Membuat U-chart
U dalam U-chart berarti “unit” cacat dalam kelompok sampel. U-chart menghitung titik cacat per unit laporan pemeriksaan dalam periode yang mungkin memiliki ukuran sampel bervariasi (banyak item yang diperiksa). Jika C-chart menghitung titik cacat dalam satu item yang sama, maka U-chart digunakan dalam kasus di mana sampel yang diambil bervariasi atau memang seluruh produk yang dihasilkan akan diuji. Hal ini berarti bahwa U-chart digunakan jika ukuran sampel lebih dari satu unit atau mungkin bervariasi dari waktu ke waktu.
Jika pada C-chart, kita langsung mem-plot-kan data cacat langsung ke dalam peta kendali; maka pada U-chart, kita perlu menghitung terlebih dahulu u cacat untuk setiap n sampel, yaitu:
Nilai inilah yang akan di-plot-kan dalam peta kendali, yang mana
adalah jumlah cacat dalam subgrup ke-i dan
adalah jumlah unit laporan pemeriksaan dalam subgrup ke-i.
Terdapat dua model untuk penyelesaian U-chart beserta batas-batas kendalinya, yaitu menggunakan:
1. Model Harian/Individu, batas kendali U-chart dengan model harian/individu adalah
2. Model Rata-Rata, batas kendali U-chart dengan model rata-rata adalah
Berikut ini adalah contoh penggunaan U-chart:
Pada sebuah lini finishing industri tekstil, inpektur QC memeriksa cacat celupan kain setiap 50 meter persegi, yang mana luas kain per roll bervariasi. Data 10 roll kain ditunjukan Tabel 7 di bawah ini.
Tabel 7
Data kejadian cacat dalam celupan kain dan batas-batas kendali untuk U-chart
![Data kejadian cacat dalam celupan kain dan batas-batas kendali untuk U-chart [table-7: u-chart data]](https://i0.wp.com/eriskusnadi.com/wp-content/uploads/2012/06/u-chart-data-rev.png?resize=490%2C231)
Sumber: Montgomery, 2005, pp. 299–300 (dimodifikasi)
Garis pusat U-chart adalah rata-rata jumlah cacat per unit pemeriksaan, yaitu rata-rata jumlah cacat per 50 meter persegi, dihitung sebagai berikut:
Perhatikan bahwa adalah rasio dari jumlah cacat teramati dengan jumlah total unit pemeriksaan.
Batas-batas kendali pada Tabel 7 dihitung dengan model harian/individu. Lebar batas-batas kendali bervariasi mengikuti , jumlah unit pemeriksaan dalam roll kain. Perhitungan batas-batas kendali ditampilkan dua kolom terakhir Tabel 7, dan plot U-chart ditunjukkan Gambar 8 dibawah ini.
![U-chart untuk Tabel 7 [picture-8: u-chart]](https://i0.wp.com/eriskusnadi.com/wp-content/uploads/2012/06/u-chart.png?resize=342%2C154)
mau minta penjelasan nih kenapa pake 3 sigma kenap ga pake 2 atau satu? please penjelasannya sama referensi bukunya ? mksih. dtunggu scpatny?
Pak kenapa kalau di buku montgomery batas 3 sigmanya jadi 99,73% beda sama yg six sigma?
rumus ucl dalam c-chart, ucl= c+ 3…
apakah angka 3 itu bisa diganti?
bagaimana perhitungannya untuk menentukan angka pengganti tersebut?
maaf numpang tanya..
download software untuk mengolah p chart dimana?
Software bisa pakai minitab atau ms excel, link: http://www.minitab.com, saya tidak merekomendasikan sumber software tidak resmi
mau nanya nih kalau data pada peta kendali keluar dari batas UCL dan LCL, pasti ada penormalan data.. caranya bagaimana yah?
Jika tujuan Pak Edo ingin menciptakan data terkontrol (in control) sebagai bahan acuan untuk memonitor suatu proses, maka Pak Edo dapat menghapus sampel yg berada diluar batas kendali UCL-LCL kemudian menghitung ulang kembali.
Untuk uji normalitas, silahkan kunjungi
– http://eriskusnadi.wordpress.com/2012/04/07/uji-normalitas-dengan-kolmogorov-smirnov-test-pada-pspp/
– http://eriskusnadi.wordpress.com/2012/02/26/uji-normalitas-dengan-gearys-test/
Saya mau tanya , kenapa batas kendali bawahnya nol?
Maksudnya untuk R-Chart? Karena dalam contoh ini menggunakan n = 5, nilai D3 untuk n = 5 adalah 0
maaf pak saya mo tanya,, dalam X-chart dikatakan tidak terkontrol itu bagaimana ya,,?? dan contohnya apa saja,,terimakasih banyak
saya mau nanya.. bapak pakai buku apa yang membahas khusus tentang statistical process control ini … *buat refrensi skripsi saya pak,, trima kasih
Maaf pak mw tanya.. Saat mengelompokan data menjadi beberapa subgrup untuk diuji, apakah ada aturan ny? atau dipilih secara acak?
Pak, bila data saya rejectnya besar, salah satunya hingga 38% namun masih dalah batas control p-chart, bagaimana analisisnya ? Kapan bisa menggunakan peta p chart model rata-rata?
Pembuktian/penurunan cara mendapatkan formula batas kendali dari ucl/lcl untuk bagian U-chart, gmna pak? Kok bisa formula ucl/lcl nya langsung gtu.
Bisa perlihatkan pembuktian rumus nya pak?😊
1. Misal terdapat Variabel data mengapa data-data tersebut harus dikelompokkan menjadi beberapa subgroup?
2. Mengapa sampai terjadi pada sub grup anggotanya hanya 1?
3. Jika anggotanya lebih dari satu apa alasan anda menentukan subgrupnya kurang dari sepuluh atau lebih dari 10?
4. Apabila subgrupnya dibawah 10 berapa jumlah anggotanya ideal berapa?
5. Mengapa subgroup 1, 2-9 dan diatas 10 rumusnya berbeda-beda?
6. Bagaimana menentukan frekwensi tiap subgroup
apakah control chart bisa digunakan sebelum proses produksi dimulai (tanpa adanya produksi terlebih dahulu, hanya forecast)? Kalau bisa, berapa banyak sampel yang harus diambil dan dengan control chart apa? thanks.
bos rumus menghitung nilai six sigmany gmn ? mhon blzanya
mau tanya kalo mau membuat p chart untuk sampel atribut dengan variabel..caranya sama atau beda?thanks
Sharing and found via Google Translate. Seven basic quality tools used by members of a control circle (SPC).
pak, akan lebih baik lagi jika diberi penjelasan tentang interpretasi dan cara mengevaluasi I-MR chart nya. terima kasih untuk ilmunya 🙂
Apakah data harus berdistribusi normal sebelu menghitung control chart?
pak hasil hitungan manual saya ttg p chart sampel bervariasi kok tidak sama dengan hasil minitab ya? nilai CL, UCL, LCL berbeda
pak,bagaimana interpretasi untuk grafik kendali x bar dan s?
Pertama pujisyur kepada Allah sebab kepintaranlah Datang Sang Pencipta semoga Tuhan menbah segala nya dalam setiap langkah dan sukses selalu dalam segala Hal.Gbu.thx
pak eris, apakah untuk banyak nya pengukuran n pada subgroup ada batasannya? terimakasih
pak saya mau tanya kalo datanya tentang pertanian yang bisa diambil jadi variabel atau atributnya apa ya?
Pak,saya mau tanya,untuk pengambilan sampel nya itu boleh acak atau tidak ya ?misal saya punya data bulanan untuk 4 kemasan,setiap kemasan parameter nya PH dan Turbidity,dalam satu bulan itu tidak setiap hari memproduksi kemasan yang sama,apakah bisa pak ?Terimakasih
Pak gimana langkah langkah nya di minitab? Knp saya ndk bisa berhasil pakek minitab?
maaf numpang nanya gan, kenapa pada peta X R dan X S, dibuat peta R dan S terlebih ahulu ya? terimakasih agan yang baik hatinya 😀
jazakumullah, sangat membantu semoga berkah
Pak maaf mau tanya untuk mencari nilai MR gimana ya? klo langkah 1 itu kan rata” nilai MR … maksut saya nilai MR yg ditabel,,,
terima kasih…
What’s up, its pleasant paragraph concerning media print, we all know
media is a enormous source of facts.
Dear, Pak Eris..
Saya mau tanya Pak..
Tahap measure pasa six sigma salah satu pengukurannya kan menggunakan peta kendali ya Pak, di dlm rumus peta kendali itu memakai rumus +/- 3 sigma.
saya masih kurang paham kenapa pakainya 3 sigma? metode konsepnya saja six sigma?
mohon bantu penjelasannya Pak..
Terima kasih.
Mau tanya
Kalau jumlah subgrupnya berbeda beda terus nilai A2 nya berapa ya?
Pembuktian cara memdapatkan formula batas kendali dari ucl/lcl gmna pak?
Pembuktian/penurunan cara mendapatkan formula batas kendali dari ucl/lcl untuk bagian U-chart, gmna pak? Kok bisa formula ucl/lcl nya langsung gtu.
Bisa perlihatkan pembuktian rumus nya pak? Terima kasih😊
Silahkan coba average U = sum x / sum n, jangan average U = average kolom u. Lihat di buku Montgomery
Mau nanya, tadi kan saya bimbingan laporan dan data saya itu ada standar nasional minyak cpo, lalu saya pakai peta kendali imr. Dan dosen saya minta ganti rumusnya pakai imr yg standarisasi. Tapi saya cari digoogle ngga ada rumusnya
Ada referensi yg direkomendasikan dosen ngga?
Permisi, mau tanya min
mengapa peta kendali Xbar-R ini harus berdistribusi normal ya? letak distribusi normal dalam rumusnya dibagian mananya ya min ?
makasih
mau tanya pak, untuk n nya kenapa mengambil n=2 ya?
Makasih banyak materinya lengkap, sangat membantu